Misteri di Balik Pohon Beringin: Kisah yang Terlupakan
Angin malam berbisik, membawa aroma tanah basah dan daun kering. Di ujung desa, sebuah pohon beringin tua menjulang. Batangnya yang besar penuh kerutan seperti kulit kakek yang sudah berumur, dengan akar gantungnya yang menjuntai seperti tirai tebal. Konon, tak ada yang berani mendekat setelah matahari terbenam. Bukan karena takut, tapi karena ada sesuatu yang 'terlupa' di sana. Namaku Rizal, seorang penulis yang skeptis. Aku datang ke desa ini untuk mencari inspirasi, menertawakan mitos-mitos yang beredar. Semua orang bilang, pohon beringin itu angker. Mereka menceritakan kisah-kisah seram, tertawa cekikikan dari balik dedaunan, bayangan hitam yang melintas cepat, bahkan sosok perempuan berbaju putih yang duduk diam di salah satu cabangnya. Aku hanya mendengarkan sambil tersenyum simpul. Bagiku, itu semua hanyalah bualan untuk menarik perhatian. Suatu malam, rasa penasaranku mengalahkan akal sehat. Berbekal senter kecil, aku berjalan menuju pohon beringin itu. Malam itu, tidak...